3 Oktober 2022

KIM KENCANA INDAH BANJAREJO

CERDAS DALAM MENGOLAH INFORMASI

Webinar Pemulihan Ekonomi Nasional Bagi Pelaku Usaha Di Daerah

Madiun, 30 November 2020

Walikota Kota Madiun bersama Ketua TP PKK Kota Madiun menyelenggarakan Webinar Pemulihan Ekonomi Bagi Pelaku Usaha Di Daerah. Acara yang digelar di Ruang Pertemuan GCIO Jalan Perintis Kota Madiun ini juga bisa diikuti secara virtual melalui meeting zoom.

Dalam acara talkshow ini Drs. H. Maidi, S. H, M. M, M. Pd dan Hj. Yuni Setyawati, S. Pd, M. Pd berperan sebagai narasumber, serta Moderator oleh Amanda selaku Penyiar/ Presenter Suara Madiun dan juga dihadiri oleh oleh Ketua TP PKK tingkat Kecamatan se Kota Madiun, Ketua KIM tingkat Kelurahan se Kota Madiun, dan beberapa Dinas terkait. Webinar ini membahas tentang pemulihan ekonomi bagi pelaku UMKM khususnya.

Seperti yang kita ketahui bahwa pandemi Covid-19 masih berlangsung sampai saat ini. Dampaknyapun sangat dirasakan oleh beberapa sektor industri, seperti banyak pelaku UMKM mengalami penurunan pendapatan bahkan ada yang sampai harus tutup atau tidak berproduksi. Hal inilah yang melatar belakangi Pemerintah Kota Madiun untuk melakukan berbagai upaya dalam pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha di Kota Madiun.

Beberapa kiat-kiat Pemerintah dalam menangani perkara diatas yang paling utama adalah taat terhadap protokol kesehatan. Dalam hal ini Pemerintah Kota Madiun bekerjasama dengan tokoh-tokoh masyarakat diantaranya TP PKK, KIM, dan beberapa dinas terkait untuk ikut serta dalam menyampaikan betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Kemudian dengan cara pembatasan jam buka atau jam operasional toko atau warung ternyata terbukti efektif untuk menekan laju pertumbuhan Covid-19 di Kota Madiun ini. Harapan pemerintah dalam usaha ini, warga bisa lebih menjaga imunitas tubuh dengan cara menambah jam istirahat. Masih dengan perihal imunitas tubuh, Pemerintah Kota Madiun juga membuka program pengiriman langsung suplemen untuk warga berupa susu, telur, sayur, buah yang diberikan secara gratis. Apabila ada warga yang kurang mampu untuk membeli bahan makanan, Pemerintah Kota Madiun menyediakan pos logistik yang berada di Kantor Pemerintah Kota dimana pos tersebut memberikan  sembako secara gratis. Beberapa waktu lalu Bapak Wali Kota Madiun terjun langsung ke lapangan untuk membagikan paket sembako kepada tukang becak. Bapak Walikota berharap tukang becak yang telah diberikan sembako tersebut diharapkan untuk beristirahat selama 3 hari dengan berbekal sembako dari pemerintah.

Pada skema penyebaran Covid-19 Kota Madiun sampai hari ini menempati peringkat ke 37 dari 38 Kota dan Kabupaten se Jawa Timur. Hal ini tentu saja merupakan prestasi yang patut diacungi jempol meskipun ekonomi daerah belum bisa kembali pulih seperti sebelum pandemi terjadi. Namun Pemerintah Kota Madiun telah membangun 27 lapak UMKM yang tersebar di setiap Kelurahan, yang diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi bagi pelaku UMKM di Kota Madiun. Selain itu dengan cara pembelian paket bantuan untuk warga yang terdampak Covid-19 di beberapa sektor UMKM dirasa mampu untuk terus memperjuangkan nasib pelaku UMKM di Kota Madiun, contohnya sambal pecel.

Untuk strategi kebijakan ekonomi pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Madiun telah menyiapkan beberapa kebijakan, diantaranya:

  1. Mempercantik wajah kota untuk menarik pengunjung datang
  2. Peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan pusat-pusat aktifitas masyarakat baru dan pengembangan ekonomi kreatif
  3. Penambahan proyek yang bersifat padat karya
  4. Pengembangan produk lokal Go International

“Madiun adalah Kota Sejuta Bunga kalau pagi dan Kota Sejuta Lampu jika malam hari”, tutur Bapak Walikota Madiun. Kota Madiun telah menyiapkan Bus MABOUR (Madiun Bus On Tour) yang diharapkan bisa sebagai transportasi untuk menikmati berbagai wisata yang ada di Kota Madiun. Yang menarik adalah Kota Madiun mempunyai souvenir yang bisa didapatkan dengan cara mengunjungi wisata di 27 Kelurahan yang ada di Kota Madiun. Adapun souvenir tersebut diantaranya kaos, hodie, gantungan kunci, miniatur ikon negara maju, topi, asbak dan tumbler.

Harapan Bapak Walikota Madiun dipenghujung acara adalah masyarakat harus menunjukkan kreatifitasnya masing-masing, serta mampu menjadi pemain di kota sendiri, tidak hanya sebagai penonton. Kemudian harapan dari Ibu Walikota Madiun adalah masyarakat harus tetap menjaga kesehatan serta mematuhi protokol yang sudah ditetapkan, dan juga menjaga pembangunan yang sudah dilaksanakan di Kota madiun agar selalu tercipta keindahan di kota kita.

#AKB2020 #MadiunKotaPendekar #PancaKarya #PendekarInformasi