19 Mei 2022

KIM KENCANA INDAH BANJAREJO

CERDAS DALAM MENGOLAH INFORMASI

Dosen UNIPMA Perkenalkan Ampas Tahu ke Warga Banjarejo, nggak salah?

Seperti yang kita ketahui, bahwa pabrik tahu memiliki limbah berupa zat cair dan zat padat. Zat cair berupa air cuka kedelai (aseman) dan zat padat berupa ampas tahu.

Selama ini yang kita kenal ampas tahu banyak digunakan untuk membuat tempe gembus, atau untuk pakan ternak. Kali ini dosen UNIPMA, dalam penelitiannya mengolah ampas tahu menjadi krupuk ampas.

Dalam acara hari ini Selasa, 20 Oktober 2020 di rumah warga RT 04 RW 01 Kelurahan Banjarejo, Ibu Arum dan Bapak Djoko selaku dosen UNIPMA mensosialisasikan Pemanfaatan Limbah Tahu Menjadi Krupuk Tahu (camilan).

Acara hari ini dihadiri oleh Bapak RT 04 RW 01, 2 dosen UNIPMA, dan beberapa warga RT 04. Dalam pemaparannya, Dosen UNIPMA menjelaskan tata cara membuat krupuk ampas dan kandungan-kandungan gizi yang masih ada dalam krupuk ampas tersebut setelah diolah.

Acara ini rencananya masih berkelanjutan besok hari Sabtu, 24 Oktober 2020 di tempat yang sama yaitu rumah Ibu Wakid selaku pelaku usaha tahu. Ibu Wakid sendiri menjual berbagai olahan kedelai, seperti tahu putih, tahu goreng, tahu bulat, dan tempe gembus. Diharapkan banyak warga yang lebih antusias menghadiri acara tersebut, mengingat akan didatangkan juga mahasiswa UNIPMA dan praktek langsung pembuatan krupuk ampas.